service-setup

CentOS Minimal Service

Tips dibawah ini saya peroleh sekitar 2 tahun lalu dan sepertinya pernah saya posting di forum dan main blog saya here, dan disini saya posting ulang karena memang dalam rangka migrasi blog berbahasa lokal ke bahasa barat (masih nyari translater yg yahud) :P. CentOS minimal service diperlukan untuk mengoptimalkan resource system agar tidak ada useless service yang memperberat system. Tips CentOS minimum service dibawah ini biasa saya gunakan mengurangi service yang tidak berguna, dan bisa digunakan untuk varian linux lainnya :)

Check service yang running saat booting di chkconfig:

sudo /sbin/chkconfig –list |grep “3:on” |awk ‘{print $1}’ |sort

Matikan service yang tidak perlu running di runlevel 35:

sudo /sbin/chkconfig anacron off
sudo /sbin/chkconfig apmd off
sudo /sbin/chkconfig atd off
sudo /sbin/chkconfig autofs off
sudo /sbin/chkconfig avahi-daemon off
sudo /sbin/chkconfig bluetooth off
sudo /sbin/chkconfig cpuspeed off
sudo /sbin/chkconfig cups off
sudo /sbin/chkconfig firstboot off
sudo /sbin/chkconfig gpm off
sudo /sbin/chkconfig haldaemon off
sudo /sbin/chkconfig hidd off
sudo /sbin/chkconfig ip6tables off
sudo /sbin/chkconfig isdn off
sudo /sbin/chkconfig mcstrans off
sudo /sbin/chkconfig mdmonitor off
sudo /sbin/chkconfig messagebus off
sudo /sbin/chkconfig netfs off
sudo /sbin/chkconfig nfslock off
sudo /sbin/chkconfig openibd off
sudo /sbin/chkconfig pcmcia off
sudo /sbin/chkconfig pcscd off
sudo /sbin/chkconfig portmap off
sudo /sbin/chkconfig rawdevices off
sudo /sbin/chkconfig readahead_early off
sudo /sbin/chkconfig rpcgssd off
sudo /sbin/chkconfig rpcidmapd off
sudo /sbin/chkconfig smartd off
sudo /sbin/chkconfig sendmail off
sudo /sbin/chkconfig xinetd off
sudo /sbin/chkconfig xfs off
sudo /sbin/chkconfig yum-updatesd off

*disable service di runlevel 3 – 5 dapat meringankan beban pikiran :D


lazy

Malas posting, malas ngeblog?

Sudah lama sekali blog ini tampak seperti rumah kontrakan yang lama tidak berpenghuni kumuh dan angker “banyak huka-hukanya”, maksud hati memeluk gunung apa daya tangan tak sampai itulah pribahasa yang tepat untuk mengutarakan nasib blog saya yang satu ini. Seringkali muncul angan untuk menulis gagasan yang muncnul begitu saja, tapi lagi-lagi hal itu tak terealisasi :D. Sudah bukan hal baru lagi kalau saya sudah tidak bekerja lagi sebagai IT manager di PT. Lerindro Internasional semenjak Juli lalu, kantor itu pula yang menjadi jembatan saya untuk mencapai ini semua, special thanks to PTLI.

Kini saya bekerja di sebuah perusahaan IT dan mempunyai kesibukan baru yang agaknya membuat saya harus berjuang keras untuk mencapai level (ilmu) yang lebih tinggi, karena hal inilah waktu saya tersita bahkan untuk memikirkan perempuan sekalipun :D. Ketika ingin menorehkan tulisan di blog ini rasanya sudah sangat capek dan ingin cepat terlelap mengarungi alam bawah sadar.

Mudah-mudahan saya masih ingat akan blog ini sehingga semakin banyak artikel yang dapat ditulis, bukan untuk apa-apa tapi untuk dokumentasi pribadi. Saya sangat perlu dokumentasi seperti ini karena memang pelupa, kadang lupa mandi, lupa makan tapi tak lupa gosok gigi :P. Okelah kalau begitu, go blogging….. saya sudah capek dan ingin melakukan hal lain…., ngedit blog :P


bridge

Linux Ethernet Bridging

Bridge adalah jembatan, begitu pula fungsi ethernet bridging di sistem operasi yaitu untuk menghubungkan paket data dan meneruskannya ke tujuan layaknya mobil yang melewati jembatan, ethernet bridging biasanya diimplementasikan sebagai transparent firewall atau traffic shapper sedangkan saya sendiri menggunakan ethernet bridging ini untuk kedua fungsi diatas. Berikut kutipan dari websitenya:

Ethernet bridging is a way to connect networks together to form a larger network. The standard for bridging is ANSI/IEEE 802.1d. A bridge is a way to connect two separate network segments together in a protocol-independent way. Packets are forwarded based on Ethernet address, rather than IP address (like a router). Since forwarding is done at Layer 2, all protocols can go transparently through a bridge.

Lagi-lagi hal ini saya lakukan under CentOS 5.5 Final release dengan menggunakan intel Pentium 3 880Mhz RAM 256 HDD 10GB 2 buah lancard intel gigabyte. Paket aplikasi yang diinstall adalah bridge-utils, let’s do it:

# yum install bridge-utils
Setelah menyimpan semua konfigurasi diatas sebaiknya create dulu interface untuk bridging yang akan dinamai br0, dan kita assign eth0 dan eth1 ke bridge interface br0.
# brctl addbr br0
# brctl addif br0 eth0
# brctl addif br0 eth1
Buat konfigurasi bridge interface /etc/sysconfig/network-scripts/ifcfg-br0:
# vi  /etc/sysconfig/network-scripts/ifcfg-br0
DEVICE=br0
TYPE=Bridge
IPADDR=10.173.65.5
GATEWAY=10.173.65.1
NETMASK=255.255.255.248
ONBOOT=yes
Kemudian ubah konfigurasi eth0 dan eth1
# vi /etc/sysconfig/network-scripts/ifcfg-eth0
DEVICE=eth0
TYPE=ETHER
BRIDGE=br0
ONBOOT=yes
# vi etc/sysconfig/network-scripts/ifcfg-eth1
DEVICE=eth1
TYPE=ETHER
BRIDGE=br0
ONBOOT=yes
Selanjutnya restart service network:
# /etc/init.d/network restart
Selanjutnya lihat konfigurasi IP address dengan ifconfig seharusnya muncul parameter bro sesuai dengan konfigurasi bridge interface diatas:
# ifconfig |more
br0       Link encap:Ethernet  HWaddr 00:22:9A:5C:0T:2D
inet addr:10.173.65.5  Bcast:10.173.65.7  Mask:255.255.255.248
inet6 addr: fe80::226:5aff:fe6c:e2c/64 Scope:Link
UP BROADCAST RUNNING MULTICAST  MTU:1500  Metric:1
RX packets:6035 errors:0 dropped:0 overruns:0 frame:0
TX packets:357 errors:0 dropped:0 overruns:0 carrier:0
collisions:0 txqueuelen:0
RX bytes:338318 (330.3 KiB)  TX bytes:46389 (45.3 KiB)
Hope this useful :)
Originally posted at http://pnyet.web.id

sqmail

Squirrelmail sebagai webmail Zimbra

Beberapa hari ini agak gimana gitu membaca posting-posting di milis Zimbra ID karena masih diperdebatkan soal boleh atau tidaknya mengubah / mengganti default logo Zimbra di halaman login webmail, padahal kan sudah sangat jelas bahwa Zimbra Open Source Edition tidak diperbolehkan mengubah logo pada halaman webmail login. Nah mungkin ini adalah aternatif bagi yang ingin menggunakan Zimbra Open Source sebagai backend email server dan dengan webmail (narsis) dengan logo perusahaan atau photo narsis si admin. Squirrelmail adalah produk webmail client yang mendukung protokol IMAP dan IMAPS serta POP3 (menggunakan fetchmail) dan tentu saja berlisensi GPL Continue reading “Squirrelmail sebagai webmail Zimbra” »