Radiasi menara BTS berbahayakah?

Kebetulan didepan rumah dikampung saya akan dilakukan pembangunan menara BTS bersama, namun pembangunan tersebut terkendala karena ada 2 keluarga yang tidak setuju dengan alasan takut terkena radiasi jika hidup didekat tower sedangkan rumahnya tidak mepet dengan lokasi tersebut.

Kemudian saya mulai mencari artikel apakah pembangunan menara BTS memang berbahaya atau tidak, pun kalau berbahaya kami sekeluarga juga tidak setuju. Berbicara lebih lanjut mengenai pendirian menara BTS, banyak rumor yang menyatakan bahwa tinggal didekat BTS mempunyai resiko terkena kanker yang disebabkan oleh medan elektro magnetik (EMF).

Sejauh ini, Electro Magnetic Field (EMF) belum terbukti menjadi penyebab kanker bagi manusia. Pernyataan tersebut didukung oleh Dr Emilie Van Deventer, Team Leader – Radiation Programme Department of Public Health and Environment dari World Health Organisation (WHO). 

Beberapa artikel diinternet yang menjadi rujukan saya lebih ilmiah menunjukkan bahwa memang ada kemungkinan bahwa EMF membawa dampak buruk bagi kesehatan dengan kondisi tertentu. Menyoal kemungkinan tersebut, EMF tidak hanya dihasilkan oleh BTS tapi juga dihasilkan oleh telepon seluler (HP) yang menjadi teman tidur kita sehari-hari.

Radiasi medan elektro magnetik juga mempunyai batas aman, menurut standar dari WHO (World Health Insitute) adalah 4.5 Watt/m2 untuk perangkat yang menggunakan frekuensi 900Mhz dan 9 Watt/m2 untuk perangkat yang menggunakan frekuensi 1800Mhz. Sedangkan Level maksimum yang dikeluarkan oleh IEEE (Institute of Electrical and Electronic Engineers) 6 watt/m2 untuk frekuensi 900 MHz dan 12 watt/m2 untuk frekuensi 1800 MHz.

Hasil pengukuran dilapangan untuk jarak sekitar 1 meter dari jalur pancar menara BTS yang menggunakan frekuensi 1800Mhz dapat diketahui total radiasi yang dihasilkan sebesar 9.5M/m2. Jika tinggi pemancar sekitar 12 meter maka area yang dibawahkan akan terkena radiasi 0.55 watt/m2, tentu hal ini relatif kecil dari batas maksimum yang diperbolehkan. Sedangkan tinggi rata menara BTS yang berada dikawasan padat penduduk berkisar antara 25m – 80m.

Lalu bagaimana dengan telepon celular (HP)? HP juga mempunyai batas aman atau biasa disebut SAR (Specific Absorption Rate) yaitu sebesar 1.6 Watt/kg. SAR adalah jumlah radiasi yang diterima oleh otak. Sehingga ponsel yang mempunyai tingkat radiasi diatas 1.6 Watt/kg tidak diperbolehkan diproduksi. Pun ponsel yang kita gunakan sehari-hari mempuyai tingkat radiasi dibawah 1.6 Watt/kg namun penggunaan yang berlebihan akan berdampak negatif karena radiasi yang diterima otak lebih besar daripada BTS. Apalagi membiarkan HP dalam kondisi on ketika kita tidur :).

Lalu, apa yang diperhatikan ketika ada pembangunan menara BTS dilingkungan sekitar?

  1. Pastikan konstruksi tower kokoh dan mempunyai ketahanan yang bagus. Untuk tower 4 kaki dengan ketinggian 40-75m mempunyai kemampuan menahan angin dengan kecepatan hingga 120km/h. Saya yakin, saat itupun Anda juga ikut terbang terbawa angin :d.
  2. Pastikan grounding mempunyai nilai resistansi yang kecil, semakin nilai resistansi mendekati 0 maka semakin bagus. Biasanya nilai resistansi berkisar antara 0.01 – 0.02 ohm. Hal ini untuk menghindari serangan petir mengenai lokasi disekitar tower karena listrik yang dibawa petir tidak tersalurkan ke tanah dengan baik.

Berpikir lebih sederhana, apakah pemerintah akan mengijinkan pendirian BTS jika memang berbahaya? Apakah pemerintah berlagak buta dengan BTS yang sudah berdiri belasan tahun diantara pemukiman  penduduk? Saya pikir tidak. Lalu apakah Anda lebih pintar dari mereka? Saya pikir-pikir dulu :d

*semoga kita dapat berpikir lebih terbuka dan dijauhkan dari segala penyakit :)

source:

  • wikipedia.org
  • ieee.org
  • who.int
  • merdeka.com
  • detik.com

One thought on “Radiasi menara BTS berbahayakah?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*